Tips Aman Mengirim Barang Menggunakan Ekspedisi

Saat ini mengirim barang dari satu tempat ke tempat yang lain sudah menjadi kebiasaan. Apalagi saat ini sudah banyak jasa ekspedisi di Indonesia yang menawarkan pengiriman cepat dan aman, sehingga memudahkan kita dalam mengirimkan barang.

Untuk mengirim barang ke jasa kurir perlu dilakukan persiapan agar barang yang dikirim sampai dengan selamat seperti saat pertama kali kami kirimkan. Apalagi untuk ekspor indonesia ke thailand. Berikut tips aman mengirim barang melalui jasa kurir di Indonesia: 

Cari Tahu Ketentuan Pengiriman Standar Pada Ekspedisi

Cari tahu juga perkiraan dan layanan pengiriman apa yang tersedia pada ekspedisi pilihan Anda. Misalnya, ekspedisi Lion Parcel menyediakan layanan door to door

Penjemputan barang gratis

Pengiriman barang ke rumah penerima

Pembulatan 1,49 Kg menjadi 1 Kg.

Pengemasan / Pengemasan

Tip aman selanjutnya adalah memastikan bahwa kemasan Anda aman, dan tidak merusak barang yang akan dikirim. Ada beberapa pilihan layanan untuk pengemasan antara lain Styrofoam, Bublewrap, Box, Plastic Wrap dan Pengepakan Kayu. 

Untuk pengiriman barang berupa makanan sebaiknya menggunakan styrofoam yang bisa kedap udara agar makanan anda bisa bertahan lebih lama selama perjalanan.

Foto Kondisi Kemasan

Untuk menghindari kesalahpahaman yang diakibatkan oleh kerusakan barang, ada baiknya untuk mengambil gambar terlebih dahulu kondisi barang yang akan dikirimkan ke jasa kurir. Selain itu, hal ini dapat mencegah barang Anda tertukar dengan barang lainnya. Ddengan begitu penerima juga akan mengetahui barang yang akan di kirim kan dan bisa membuat si kurir lebih ber hati – hati dalam membawa barang kiriman anda.

Jaminan dan Asuransi

Tips aman selanjutnya adalah menggunakan jasa asuransi, walaupun akan memerlukan biaya tambahan, namun hal ini sangat baik dilakukan agar barang yang Anda kirim aman jika terjadi kehilangan atau kerusakan. Carailah jasa ekspedisi yang memberikan jaminan serta asuransi dari barang yang anda kirim kan untuk lebih mengamankan paket anda. Jadi ada baiknya menggunakan jasa asuransi saat mengirim barang.


Share:

Tips Belanja Online Saat Pandemi Corona

Guna mengurangi dampak penyebaran virus corona, pemerintah mengimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Artinya berbagai kegiatan pendidikan, pekerja kantoran dan berbagai kegiatan lain yang biasa dilakukan di ruang publik atau gedung perkantoran harus dikurangi.
Sedang bekerja, belajar, beribadah dan kegiatan lainnya dilakukan dari rumah. Pekerja kantor dan siswa dapat menggunakan aplikasi konferensi video untuk rapat, komunikasi, atau sesi belajar.

Belanja kebutuhan rumah tangga, sembako, obat-obatan, atau berbagai kebutuhan lainnya kini tidak sulit. Apalagi saat ini banyak disediakan voucher indomaret di berbagi marketplace. Anda dapat mengandalkan e-commerce, dan layanan lainnya.

Belanja online juga masih harus diperhatikan. Mengingat bahwa kami tidak tahu seberapa dahsyatnya virus ini. Ada risiko barang yang kita beli bisa terkena virus corona. Meski penyedia barang dan jasa sudah menerapkan standar kebersihan sebelum barang dikirim, ada baiknya jika kita memastikan barang yang kita beli aman dan cukup bersih.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat berbelanja online:

Lihat kota pengiriman, jangan sampai di kirim dari luar negeri

Biasanya saat kita berbelanja secara online, kita tidak terlalu memikirkan dimana barang tersebut, atau lokasi toko yang menjual barang tersebut. Seringkali kita tergiur dengan harga yang murah meriah. Namun ketika kita ingin melanjutkan ke proses pembayaran, kita tinggal mengetahui biaya pengiriman yang harus kita bayarkan. Di sinilah biasanya kita "tahu" dari mana asal barang yang akan kita beli.

Tidak masalah di mana barang itu berada. Jika memang kita suka atau membutuhkannya, kiriman dari Aceh tetap ditunggu, meski dalam proses pengirimannya memakan waktu beberapa hari. Namun, di tengah dampak pandemi corona seperti ini, ada baiknya hindari membeli barang dari kota-kota dengan tingkat distribusi yang cukup tinggi, apalagi jika barang tersebut dikirim dari luar negeri.

Jangan terkecoh dengan harga yang murah, perhatikan informasi item dan feedback dari pembeli lain

Sebenarnya tips ini tidak hanya berlaku pada saat-saat ramai seperti ini. Karena hal ini terkait dengan kepuasan pembeli saat berbelanja melalui layanan e-commerce. Namun, karena kebijakan pemerintah untuk tidak keluar rumah, otomatis segala aktivitas yang seharusnya bisa dilakukan di luar rumah harus dibatasi.

Ada baiknya jika kini Anda harus lebih berhati-hati saat ingin membeli barang melalui beberapa e-commerce yang ada di Indonesia. Karena bukan tidak mungkin saat-saat seperti ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak dengan tujuan yang buruk.

Selain harga yang murah, sebaiknya Anda juga membaca deskripsi atau informasi mengenai barang yang akan dibeli. Baca terus menerus informasi yang diberikan oleh toko yang menjual barang tersebut. Pastikan Anda benar-benar memahami status barang yang Anda beli, spesifikasinya sesuai dan garansi yang diberikan jika ada.

Kemudian periksa juga peringkat dan ulasan yang diberikan oleh pembeli sebelumnya. Ini bisa dijadikan bahan penilaian sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli barang tersebut. Jika banyak pembeli memberikan rating positif pada toko tersebut, maka toko tersebut dapat dipercaya.

Lakukan pembayaran menggunakan metode non tunai

Selama periode jarak fisik, Anda diminta untuk menjaga kontak dengan orang asing. Oleh karena itu, ada baiknya untuk menggunakan metode pembayaran non tunai. Biasanya e-commerce menyediakan beberapa metode pembayaran non tunai, seperti transfer melalui mobile banking, layanan e-banking, atau uang elektronik. Untuk saat ini jangan sampai melakukan bayar di tempat.

Share:

Vaksin Covid-19 Pfizer, Moderna, atau Sinovac, Mana yang Terbaik?

Vaksin virus Corona merupakan salah satu cara untuk mengatasi gempuran Covid-19 yang sudah menyerah ke seluruh dunia. Vaksin corona sudah ditemukan di beberapa negara. Beberapa di antaranya telah mengalami pengujian dan sudah mendapatkan izin FDA, badan pengawas obat dan makanan Amerika.

Beberapa vaksin yang ramai diperbincangkan adalah Pfizer BioNTech, Moderna, dan Sinovac. Untuk Pfizer dan Moderna sudah mendapatkan izin dari FDA untuk digunakan di saat darurat dan beberapa negara telah mempergunakannya untuk memvaksin warga agar tidak terkena Covid-19. Sedangkan Sinovac masih menunggu hasil uji tahap 3.

BPOM Indonesia sendiri masih menunggu hasil dari pengujian tahap 3 yang dilakukan di Bandung dan Brasil untuk penggunaan vaksin Sinovac.

Perbandingan 3 Vaksin Covid-19

Sudah banyak informasi yang beredar seputar vaksin-vaksin Covid-19 ini. Anda tidak boleh ketinggalan mengenai informasi penting mengenai vaksin yang mungkin akan mampu menyelamatkan umat manusia ini. Berikut adalah perbandingan dari 3 vaksin yang telah disebutkan sebelumnya:

1. Pfizer BioNTech

Pertama adalah Pfizer, vaksin Covid-10 yang ditemukan oleh perusahaan farmasi Amerika yang bekerjasama dengan perusahaan biotechnology asal Jerman. Vaksin ini yang pertama kali mendapatkan izin dari FDA. Cara kerjanya dengan memanfaatkan DNA pada virus yang mengajarkan sel tubuh manusia untuk membuat antibodi untuk menahan gempuran Covid-19.

Vaksin ini memiliki tingkat keampuhan 90% terhadap virus Corona, hanya saja penyimpanannya membutuhkan suhu minus 70 derajat celcius yang mana membutuhkan logistik tingkat kesulitan tinggi sehingga sangat tidak bersahabat bagi negara miskin. 

Inggris merupakan negara yang sudah mempergunakan vaksin ini untuk vaksinasi massal. Amerika, Singapura, Kanada, Mexico, dan Arab Saudi akan segera menyusul.

2. Moderna

Vaksin virus Corona berikutnya yang sudah mendapatkan izin FDA adalah Moderna. Sama sepert Pfizer, Moderna memiliki cara kerja dengan teknologi mRNA, bukan dari kembangan virus yang sudah ada sebelumnya. Menurut ahli penyakit menular AS, Anthony Fauci Moderna memberikan hasil yang baik melawan Covid-19.

Untuk penyimpanan vaksin Moderna tidak sesulit pfizer. Vaksin Moderna bisa disimpan di lemari pendingin selama 30 hari hingga 6 bulan dengan suhu minus 20 derajat celcius. 

3. Sinovac

Jenis vaksin keluaran perusahaan farmasi Tiongkok ini belum mengantongi izin FDA. Namun, Indonesia sudah mendatangkannya langsung dari produsen pembuat vaksin Sinovac. Rencananya, vaksin ini akan digunakan sebagai vaksinasi di Indonesia. 

Akan tetapi, hingga saat ini masih menunggu hasil dari uji klinis tahap III yang tengah dilakukan para ahli di Bandung dan Brasil. Setelah izin dari pihak BPOM Indonesia keluar barulah vaksin ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah tanah air, terutama daerah dengan kasus Corona terbesar.

Cara kerja vaksin Sinovac berbeda dengan Pfizer dan Moderna, yakni dengan menggunakan vaksin inaktif teknologi. Metode ini melemahkan virus yang sudah ada untuk membuat vaksin.Virus yang sudah dilemahkan dapat merangsang tubuh manusia membuat antibodi yang mampu menahan serangan Covid-19.

Untuk penyimpanan vaksin ini jauh lebih mudah dibanding dengan Pfizer dan Moderna, karena hanya perlu disimpan di lemari es dengan suhu berkisar -2 hingga -8 derajat celcius. Vaksin Sinovac dapat bertahan hingga 3 tahun dengan penyimpanan yang benar. 

Penyimpanan yang mudah dan jangka waktu panjang membuat negara dengan fasilitas kurang memadai lebih memilih jenis vaksin ini, seperti Indonesia, Brasil, dan Bangladesh.

Telah ditemukannya vaksin virus Corona membuat harapan semakin besar untuk bisa melewati pandemi dan hidup normal seperti sebelumnya. Oleh sebab itu, diperlukan kerjasama semua pihak agar pengembangan vaksin ini dapat berjalan dengan baik. 

Anda membutuhkan informasi lainnya seputar virus Corona atau penyakit lainnya? Jangan ragu untuk berkunjung ke Halodoc. Tersedia berbagai informasi dunia kesehatan pengobatan, dan informasi teranyar mengenai perkembangan Covid-19.


Share:

4 Penyebab Cedera Lutut yang Perlu Anda Tahu

Dalam beraktivitas sehari-hari entah aktivitas olahraga atau lainnya, tidak jarang ada hal-hal diluar dugaan yang terjadi. Baik itu kepleset, terkilir, atau terjatuh hingga membuat lutut terluka dan nyeri yang mengarah ke diagnosa ACL. Alhasil Anda harus mengeluarkan biaya tak terduga untuk biaya operasi ACL.

Lantas apa sih penyebab ACL atau Anterior Cruciate Ligaments ini? Berikut ulasannya.

1. Terjatuh 

Terjatuh dengan posisi lutut terlebih dahulu mengalami benturan dapat menjadi penyebab utama cedera lutut. Setelah terjatuh, tenangkan lebih dulu tubuh Anda khususnya pada bagian yang terbentur lebih keras. Apabila setelah terjatuh ada bagian tubuh yang terasa nyeri cukup hebat segera lakukan pemeriksaan medis.

2. Pergerakan mendadak 

Lutut yang digerakkan mendadak dapat berpotensi mengalami cedera lutut. Seperti saat bergerak dengan intensitas cepat dan mendadak berhenti tanpa melambatkannya. Selain itu, mengubah arah gerakan kaki secara spontan tanpa jeda dapat juga mengakibatkan cedera lutut. 

3. Melompat tidak tepat

Anda yang sering melakukan lompatan-lompatan harus berhati-hati saat melakukannya. Perhatikan posisi kaki dan tempat lompatan apakah sudah pas atau belum. Kemudian melakukan perubahan posisi secara mendadak dari diam lalu melompat dan berputar dapat menimbulkan cedera pada lutut. Jika dilakukan terlalu sering dapat berpotensi cedera lutut ACL. 

Amati perkembangan lutut Anda setiap hari jika memiliki kebiasaan tersebut. Jika muncul nyeri yang tidak biasa, kemungkinan besar itu adalah indikasi cedera lutut ACL. Cari tahu berapa biaya operasi ACL apabila berniat melakukan tindakan operasi sebagai upaya penyembuhan. 

4. Tabrakan langsung pada bagian lutut

Kontak fisik yang terjadi pada bagian lutut dapat membuat lutut cedera. Biasanya olahraga seperti sepakbola dapat memicu tabrakan secara langsung antara lutut dengan bola. Benturan langsung tersebut jika cukup keras sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. 

Biaya operasi ACL harus segera dicari saat mengetahui jenis cedera yang ada pada lutut Anda. Empat penyebab di atas dapat dijadikan pengingat agar tidak bergerak terlalu berlebihan. Sebisa mungkin bergerak pelan dan tidak mendadak agar tidak mengagetkan lutut.

Share:

Penggunaan Print Masker yang Tepat Menurut Anjuran Ahli Kesehatan

Menggunakan masker sehari-hari jadi sebuah anjuran sekaligus peraturan baru yang dibuat oleh pemerintah hampir seluruh dunia. Tidak sekadar menggunakan saja, penggunaan masker disarankan mengikuti  anjuran dari WHO untuk memaksimalkan penularan dan penyebaran virus covid-19. Terdapat langkah-langkah mengenakan print masker sesuai anjuran.

Cukup banyak yang belum paham tentang langkah tepat tersebut. Banyak pula yang mengabaikan anjuran, serta aturan kewajiban menggunakan masker di luar rumah dan tempat umum. Padahal semuanya dilakukan demi keselamatan kita semua.

Langkah-Langkah Menggunakan Print Masker

Cara penggunaan di bawah ini dianjurkan karena lebih memberi proteksi dari mulai mengenakannya, hingga cara melepas, atau pun menaruhnya.

1. Pastikan Tangan Bersih Saat Memakai Masker

Dimulai dari memakainya. Pastikan tangan Anda bersih ketika menyentuh masker yang akan dikenakan. Cuci lebih dulu menggunakan sabun atau gunakan hand sanitizer untuk hindari kuman, bakteri, mau pun kotoran menempel pada sisi masker.

2. Teliti Memilih Masker Kain

Anjuran berikutnya ialah lebih teliti ketika memilih produk masker kain. Dari sekian banyak jenis kain yang banyak digunakan dan dipasarkan dalam produk masker, pilihlah jenis bahan yang lembut, mudah meresap keringat, serta memiliki kemampuan filtering. Seperti bahan katun berkualitas.

3. Tutupi Bagian Hidung dan Mulut

Masker bukan hanya dikenakan begitu saja, penting untuk menggunakannya dengan menutup bagian hidung dan mulut. Sebab pada dasarnya tujuan dipakainya print masker ialah untuk menyaring udara yang dihirup dan terkena kedua area tersebut. Banyak dari kita yang malah sengaja tidak memasang hingga bagian hidung karena merasa sesak dan tidak nyaman. Hindari cara penggunaan yang salah tersebut.

4. Hindari Menyentuh Masker Saat Digunakan

Saat mengenakan masker, pastikan untuk tidak sering atau bahkan tidak usah menyentuh masker tersebut. Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, pertama kuman dan bakteri pada tangan menempel pada masker. Kedua, sebaliknya, yaitu kuman dan bakteri pada masker berpindah ke tangan kita.

5. Masukan Masker ke Dalam Kantong Plastik

Ingin mengganti masker dan menaruhnya ke dalam tas atau saku? Pastikan masukan lebih dulu masker ke dalam kantong plastik. Mengapa harus? Agar segala yang menempel pada masker tidak berpindah dan mencemari area lain, contohnya tas beserta isi-isinya.

6. Cuci Kembali Tangan Setelah Melepas Masker

Saat akan melepas masker, cuci kembali tangan Anda dengan sabun atau aplikasikan hand sanitizer untuk memastikan tangan bersih. Melepas masker pun disarankan dengan menarik bagian talinya, bukan menyentuh bagian utama masker.

Kini banyak beragam produk masker dipasarkan. Termasuk print  masker yang bisa dibuat secara customize, sehingga model dan desainnya bisa disesuaikan kebutuhan Anda. Begitupun dalam hal warna, motif, mau pun gambar pada masker. Mengenakan masker sehari-hari jadi lebih nyaman, juga terasa trendy.


Share:

Info SehatQ.com, Ini Lho Penyebab Mengapa Jerawat Tidak Juga Sembuh

Mengalami permasalahan jerawat bagi sebagian orang sama seperti ‘perang’. Bagaimana tidak, penyakit kulit satu ini memang menjadi penyakit yang sulit disembuhkan dan bisa dialami oleh siapa pun. Terkadang penderitanya tidak mengerti mengapa jerawat di kulitnya tidak juga sembuh meski sudah melakukan banyak perawatan kulit. Menurut SehatQ, terdapat beberapa penyebab yang sering tidak diperhatikan dan menjadi pemicu mengapa jerawat tidak juga sembuh.

Jerawat Tak Kunjung Sembuh


Selain tentunya melakukan konsultasi dan tanya dokter ahli kulit, Anda bisa jauhi lebih dulu berbagai penyebabnya sebagai berikut:

1. Sering Melakukan Perjalanan

Penyebab pertama ialah sering melakukan perjalanan. Biasanya kita akan mengendarai atau mengandalkan kendaraan untuk mencapai sebuah tempat. Masalah kulit bisa dipicu oleh penggunaan AC dalam kendaraan yang terkena kulit dalam waktu sering, atau pun lama. Misalnya saat menggunakan pesawat yang memiliki tingkat kelembapan rendah, sehingga membuat kulit jadi kering.

Selain itu juga menaiki kendaraan lain seperti motor pun berisiko menyebabkan jerawat tidak juga sembuh karena area wajah yang terpapar kotoran, debu, dan sinar matahari langsung. Solusinya, lebih perhatikan kondisi kulit dengan menjaga kelembapan dan kebersihannya.

2. Terkena Pasta Gigi

Kegiatan menyikat gigi terdengar biasa saja. Namun ternyata pasta gigi yang mengenai area mulut dan dagu bisa menjadi penyebab munculnya jerawat, ataupun memperparah kondisi jerawat. Usahakan untuk bersihkan pasta gigi di area mulut sehabis menyikat gigi. Anda juga bisa gunakan pasta gigi tidak berbusa.

3. Sarung Bantal yang Kotor

Muncul jerawat di area pipi yang membandel? Bisa juga disebabkan karena sarung bantal tidur di kamarmu tidak bersih. Biasakan mengganti sarung bantal 1-2x setiap minggunya. Bantal menjadi benda yang sering kita tinggalkan dan tempat menumpuk debu. Selain itu kotoran wajah dan sel-sel kulit mati bisa menempel pada bantal setiap kita tidur, menjadi sarang bakteri.

4. Bakteri di Ponsel

Ponsel pun bisa menjadi penyebab mengapa jerawat Anda tidak juga mereda. Hal ini karena bakteri dan kuman mudah menempel pada ponsel, sementara banyak dari kita yang kurang memperhatikan kebersihan benda satu ini. Anda bisa bersihkan ponsel menggunakan cairan yang mengandung alkohol seperti hand sanitizer atau tisu basah beralkohol rutin setiap hari.

5. Terlalu Sering Menyentuh Wajah

Kalau ada jerawat di wajah memang sering membuat tangan kita gatal ingin memegang-megang. Kebiasaan ini malah akan memperparah jerawat lho! Hindari terlalu sering menyentuh wajah karena tangan kita belum tentu bersih. Apalagi saat melakukannya kita sering tidak sadari.

6. Konsumsi Makanan yang Kurang Tepat

Jerawat bisa semakin parah karena mengonsumsi makanan atau minuman pemicu. Makanan dan minuman tinggi gula dan lemak bisa menjadi penyebabnya. Begitu juga dengan makanan pedas. Makanan tinggi gula bisa memicu jerawat karena mengurangi antioksidan pada kulit. Sedangkan makanan berlemak dan pedas membuat kulit memproduksi minyak (sebum) lebih banyak.

7. Jadwal Tidur yang Berantakan

Ketidakstabilan hormon akibat kurangnya beristirahat bisa memicu muncul jerawat dan memperparah kondisi jerawat. Terlalu sering tidur larut, atau pun tidur tidak berkualitas membuat hormon jadi tidak stabil. Usahakan tidur sebelum jam 10 malam. Anda bisa juga tingkatkan kualitas tidur agar tubuh beristirahat lebih optimal.

Anda bisa tanya dokter serta melakukan diskusi melalui SehatQ untuk mendapat lebih banyak informasi terkait penyakit kulit. Anda juga bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit dan klinik terdekat. Segala informasi mengenai berbagai penyakit dan berita seputar kesehatan dunia bisa Anda temukan.

Share:

Trik Mudah Membedakan iPhone Asli, Refurbished dan Rekondisi

Sejak tahun 2016 silam, produsen Apple telah menjual iPhone Refurbished pertama kali. Tentu pengguna iPhone yang ingin mendapatkan ponsel berbasis iOS keluaran terbaru dengan harga lebih murah menyambut penawaran ini. Apalagi ponsel iPhone yang dijual tetap memiliki keaslian dan garansi resmi dari vendor terkait. Sebelum Anda tertarik membeli iPhone 8 Plus, sebaiknya ketahui tentang cara membedakan iPhone original, refurbished dan rekondisi lebih dulu. 



Cara membedakan iPhone original dan rekondisi agar tidak salah beli 

Supaya Anda tidak tertipu oknum penipu yang menjual ponsel iPhone rekondisi yang mengaku asli, maka sebaiknya simak tips singkat berikut!

1. Ketahui perbedaan iPhone original, refurbished dan rekondisi

Apple menjual produk iPhone original yang dibandrol sama di semua toko resmi. Pihak Apple menjamin keaslian dan garansi produk iPhone original yang beredar ke pasaran. Apabila ada pelanggan yang komplain terkait kerusakan pada iPhone, maka pihak Apple akan menarik ponsel tersebut. Pelanggan akan mendapatkan ganti produk baru, sedangkan Apple melakukan perbaikan dan menjual kembali produk lama dengan label Refurbished yang lebih murah. 

Berbeda dengan ponsel iPhone rekondisi yang merupakan ponsel refurbished yang dipoles sebelum dijual kembali oleh pihak ketiga. Ponsel rekondisi bisa saja memiliki garansi dari pihak penjual, namun pihak Apple tidak bertanggung jawab dengan kualitas ponsel rekondisi. 

2. Cek model perangkat 

Jika membeli produk iPhone refurbished, Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas sebab Apple menjamin keaslian dan garansi produk. Hal serupa tidak bisa Anda dapatkan dari ponsel rekondisi. Di pasaran, ada oknum nakal yang menjual iPhone 8 Plus rekondisi dengan harga yang sama dengan ponsel iPhone original. 

Agar tidak mudah tertipu penipuan produk iPhone rekondisi, sebaiknya Anda melakukan pengecekan produk yang dijual. Masuk ke menu pengaturan, klik umum dan baca deskripsi yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka tersebut. 

Kode M menunjukkan ponsel dilengkapi perangkat terbaru resmi dari Apple, kode F bermakna perangkat iPhone Refurbished sedangkan kode N merupakan Replacement Device atau perangkat sudah diperbaiki di service center resmi Apple.

3. Mengecek IMEI iPhone 

Ponsel original wajib terdaftar secara resmi dengan memiliki IMEI atau International Mobile Station Equipment Identity. iPhone refurbished tetap memiliki nomor IMEI yang terdaftar sehingga keaslian produk tetap terjamin. Di Indonesia, pemerintah Indonesia akan memblokir ponsel yang tidak terdaftar IMEI secara resmi. 

4. Harga 

Cara membedakan ponsel iPhone asli dan rekondisi bisa terlihat dari segi harga. Harga iPhone asli mematok harga resmi sesuai peraturan Apple, sedangkan harga ponsel yang mengalami perbaikan atau refurbished lebih murah 10-20 persen dari harga iPhone baru. 

5. Cek kemasan dan garansi 

Trik membedakan iPhone rekondisi bisa Anda lihat dari segi kemasan dan garansi yang ditawarkan. iPhone asli dan refurbished tersegel resmi dengan kelengkapan ponsel seperti charger dan kartu garansi 1 tahun. Ponsel iPhone rekondisi tidak memiliki garansi atau garansi dari penjual saja dan tidak memiliki kelengkapan bawaan. 

Agar Anda bisa membeli produk iPhone asli atau refurbished, sebaiknya beli produk di toko Apple atau distributor resmi. Harga yang ditawarkan sama dengan ketentuan yang diberikan vendor asal Amerika Serikat ini. Jangan sampai Anda membeli iPhone 8 Plus dengan harga mahal, tetapi mendapatkan kualitas ponsel rekondisi. Anda juga bisa membeli ponsel refurbished dengan harga lebih murah. Yuk, miliki iPhone yang memiliki fitur menarik yang anti bloatware, anti malware dan memiliki kesan mewah tersendiri.




Share:

Terkini