Trik Mudah Membedakan iPhone Asli, Refurbished dan Rekondisi

Sejak tahun 2016 silam, produsen Apple telah menjual iPhone Refurbished pertama kali. Tentu pengguna iPhone yang ingin mendapatkan ponsel berbasis iOS keluaran terbaru dengan harga lebih murah menyambut penawaran ini. Apalagi ponsel iPhone yang dijual tetap memiliki keaslian dan garansi resmi dari vendor terkait. Sebelum Anda tertarik membeli iPhone 8 Plus, sebaiknya ketahui tentang cara membedakan iPhone original, refurbished dan rekondisi lebih dulu. 



Cara membedakan iPhone original dan rekondisi agar tidak salah beli 

Supaya Anda tidak tertipu oknum penipu yang menjual ponsel iPhone rekondisi yang mengaku asli, maka sebaiknya simak tips singkat berikut!

1. Ketahui perbedaan iPhone original, refurbished dan rekondisi

Apple menjual produk iPhone original yang dibandrol sama di semua toko resmi. Pihak Apple menjamin keaslian dan garansi produk iPhone original yang beredar ke pasaran. Apabila ada pelanggan yang komplain terkait kerusakan pada iPhone, maka pihak Apple akan menarik ponsel tersebut. Pelanggan akan mendapatkan ganti produk baru, sedangkan Apple melakukan perbaikan dan menjual kembali produk lama dengan label Refurbished yang lebih murah. 

Berbeda dengan ponsel iPhone rekondisi yang merupakan ponsel refurbished yang dipoles sebelum dijual kembali oleh pihak ketiga. Ponsel rekondisi bisa saja memiliki garansi dari pihak penjual, namun pihak Apple tidak bertanggung jawab dengan kualitas ponsel rekondisi. 

2. Cek model perangkat 

Jika membeli produk iPhone refurbished, Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas sebab Apple menjamin keaslian dan garansi produk. Hal serupa tidak bisa Anda dapatkan dari ponsel rekondisi. Di pasaran, ada oknum nakal yang menjual iPhone 8 Plus rekondisi dengan harga yang sama dengan ponsel iPhone original. 

Agar tidak mudah tertipu penipuan produk iPhone rekondisi, sebaiknya Anda melakukan pengecekan produk yang dijual. Masuk ke menu pengaturan, klik umum dan baca deskripsi yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka tersebut. 

Kode M menunjukkan ponsel dilengkapi perangkat terbaru resmi dari Apple, kode F bermakna perangkat iPhone Refurbished sedangkan kode N merupakan Replacement Device atau perangkat sudah diperbaiki di service center resmi Apple.

3. Mengecek IMEI iPhone 

Ponsel original wajib terdaftar secara resmi dengan memiliki IMEI atau International Mobile Station Equipment Identity. iPhone refurbished tetap memiliki nomor IMEI yang terdaftar sehingga keaslian produk tetap terjamin. Di Indonesia, pemerintah Indonesia akan memblokir ponsel yang tidak terdaftar IMEI secara resmi. 

4. Harga 

Cara membedakan ponsel iPhone asli dan rekondisi bisa terlihat dari segi harga. Harga iPhone asli mematok harga resmi sesuai peraturan Apple, sedangkan harga ponsel yang mengalami perbaikan atau refurbished lebih murah 10-20 persen dari harga iPhone baru. 

5. Cek kemasan dan garansi 

Trik membedakan iPhone rekondisi bisa Anda lihat dari segi kemasan dan garansi yang ditawarkan. iPhone asli dan refurbished tersegel resmi dengan kelengkapan ponsel seperti charger dan kartu garansi 1 tahun. Ponsel iPhone rekondisi tidak memiliki garansi atau garansi dari penjual saja dan tidak memiliki kelengkapan bawaan. 

Agar Anda bisa membeli produk iPhone asli atau refurbished, sebaiknya beli produk di toko Apple atau distributor resmi. Harga yang ditawarkan sama dengan ketentuan yang diberikan vendor asal Amerika Serikat ini. Jangan sampai Anda membeli iPhone 8 Plus dengan harga mahal, tetapi mendapatkan kualitas ponsel rekondisi. Anda juga bisa membeli ponsel refurbished dengan harga lebih murah. Yuk, miliki iPhone yang memiliki fitur menarik yang anti bloatware, anti malware dan memiliki kesan mewah tersendiri.




Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label